Menu (Klik Tanda Plus +)
|

Klengkeng Pingpong

Klengkeng Pingpong

 

Klengkeng pingpong berukuran 3-4 cm. Negara asli tanaman ini adalah Vietnam sekitar delta sampai Mekong. Di Vietnam bagian tenggara dikenal dengan nama Xuongcomvang.

Klasifikasi Klengkeng Pingpong :

Kingdom              : Plantae ( tumbuhan )

Sub kingdom      : Tracheobionta ( berpembuluh )

Super divisio      : Spermatophyta ( menghasilkan biji )

Divisio                   : Magnoliophyta ( berbunga )

Kelas                     : Magnoliopsida

Sub kelas             : Risidae

Ordo                      : Sapindales

Familia                  : Sapindaceae

Genus                   : Euphoria

Species                 : Euphoria Longana (Lour ) Steud.

Media tanam untuk klengkeng pingpong ini adalah porous berongga. Tanaman ini gemar sinar matahari secara langsung. Untuk pemanenan pertama biasanya belum optimal karena masih masa adaptasi tanaman. Setelah panen pertama insya Alloh lebih optimal.

Keunggulan Klengkeng Pingpong

  1. Diamond river dan klengkeng pingpong adalah tanaman asli daerah tropis. Sedangkan klengkeng itoh ( E-daw) termasuk tanaman sub tropis.
  2. Rasanya manis, aroma wangi ( lebih wangi daripada lokal dan bangkok )
  3. Buah besar
  4. Bisa panen tiga kali setahun, jika nutrisi terpenuhi bisa sepanjang tahun

Musuh utama saat pertumbuhan adalah belalang, sedangkan saat berbuah adalah kelelawar.

Klengkeng pingpong memang agak beda dari klengkeng biasa. Besar buahnya empat kali lipat klengkeng lokal. Bijinya juga tentu lebih besar tapi daging buahnya tebal dan beraroma wangi. Buah ini juga masih jarang di pasar. Sebab, memang belum banyak petani yang membudidayakan Klengkeng Pingpong ini, lantaran baru tahun 2005 klengkeng ini mulai diperkenalkan ke masyarakat umum, para hobiis memburu tanaman ini sebagai tanaman hobi. Sementara beberapa pembeli bibit lainnya sedang mengusahakan terbentuknya sentra perkebunan klengkeng pingpong. Sehingga, buahnya belum banyak tersedia di pasaran.

Klengkeng Pingpong merupakan tanaman tropis yang tumbuh subur di tanah berketinggian 500 meter di atas permukaan laut (dpl).

Untuk menanam klengkeng pingpong, pertama-tama bibit dimasukkan ke dalam pot yang besaran pot disesuaikan besaran tanaman. Untuk media tanamnya, campur tanah, sekam dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1. Dalam setahun, sebaiknya tanaman ini diberi campuran tanah, pupuk kandang dan sekam selama tiga kali. Pada musim kemarau, setidaknya disiram air dua hari sekali.

Yang perlu diperhatikan, adalah pemangkasan batang agar tanaman ini tidak terlalu menjulang. Misalnya ketika tanaman sudah mencapai tinggi 1,25 meter, pangkas 0,25 meter tersebut. Setiap satu kali pemangkasan batang bakal tumbuh tiga tunas batang baru. Demikian seterusnya. Semakin banyak cabang batang yang tumbuh maka buah bakal semakin banyak dan daunnya semakin rimbun. Buahnya bakal banyak di musim kemarau namun susut di musim hujan. Pemanenan klengkeng pingpong bisa dua kali dalam setahun.

Ada dua jenis klengkeng pingpong :

  1. Pingpong Vietnam
    Memiliki ukuran daun yang agak besar atau lebar dari pingpong Thailand.
    Batang kokoh, sehingga tidak perlu ditopang penyangga bila ditanam
    Buah manis, aroma harum dan sedikit lebih banyak kadar airnya
  2. Pingpong Thailand
    Ukuran daun lebih sempit dan agak kecil
    Batang cenderung menjulang dan kurang kokoh, sehingga perlu ditopang penyangga
    Buah manis, aroma khas dan kadar air lebih sedikit (kering)

Itulah perbedaan utama yang ada pada 2 jenis pingpong tersebut, namun keduanya bila dilakukan perawatan intensif serta pemangkasan sejak dini, produktivitas tidak kalah dengan jenis Diamond River.

 

 

 

 

Leave a Reply